Friday, March 13, 2015

Diabetes dan Hubungan Suami-Istri

Diabetes dan Hubungan Suami-Istri

Sudah menjadi rahasia umum bahwa salah satu komplikasi diabetes tipe 1 dan tipe 2 berkaitan dengan masalah ranjang , banyak  kasus kinerja seksual pastinya mengalami gangguan.

Sampai dengan 50% pria dan 25% wanita mungkin mengalami beberapa jenis masalah seksual atau hilangnya gairah seksual sebagai akibat dari diabetes.

Untuk pria, diabetes dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf selama periode waktu yang berkelanjutan, juga dikenal sebagai neuropati diabetes.

Salah satu aspek dari hal ini adalah potensi diabetes merusak jaringan ereksi sehingga sebagian penderita diabetes pria  mustahil untuk mencapai atau mempertahankan ereksi atau sering diistilahkan dengan gangguan disfungsi .

Ups jangan keburu patah semnagat, karena ini bisa di minimalisir atau bahkan dicegah dengan tips, semisal mulailah melakukan manajemen diet yang sehat, olahraga dan bagi yang sudah menggunakan insulin biasanya akan mengurangi masalah tersebut, asalkan rutin dalam penggunaan insulinya.

Untuk  diabetisi wanita , apakah berpengaruh dalam kehidupan seksnya?
ada beberapa kasus bagi para diabetisi wanita mengalami gangguan vaginitis (radang vagina).
Vaginitis biasanya disebabkan oleh  ketidakseimbangan bakteri vagina (vaginitis bakteri) ragi infeksi (thrush) atau dari iritasi kimia, seperti dari sabun atau kondisioner kain.

Hal ini dapat membuat rasas sakit ketika berhubungan intim, dan dibarengi dengan rasas  gatal atau terbakar.
Cystitis juga bisa menjadi bisa menjadi gangguan bagi diabetisi wanita.

Selain itu, ada beberapa kasus menunjukkan bahwa, ada beberapa diabetisi wanita kurang sensitif dalam menerima rangsangan, tidak mampu mempertahankan ereksi, klitoris wanita mungkin akan terasa gagal dalam  menanggapi rangsangan.

Hipoglikemia dan seks

Hipoglikemia dapat terjadi saat berhubungan seks. Anda juga dapat menderita hipo waktu malam disaaat melakukan aktifitas sex dengan pasangan.

Maka tidak ada salahnya selalu lakukan komunikasi yang intensif dengan pasangan hidup anda.
Nah bagi  Anda yang baru menjadi pengantin baru , biasanya ada perasaaan untuk   untuk tidak memberitahu pasangan Anda tentang diabetes yang Anda derita,Anda mengambil berusaha keras untuk menyembunyikan diabetes Anda. Namun, "Diabetes Anda" akan muncul cepat atau lambat, jadi  cobalah memberanikan diri lebih terbuka pada pasangan anda mengenai diabetes.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Diabetes dan Hubungan Suami-Istri

0 komentar:

Post a Comment