Waspada, Hipoglikemi Pada Penderita Diabetes
Diabetes
yang tidak terkontrol dengan baik dapat menimbulkan komplikasi akut dan
kronis. Salah satu komplikasi yang paling sering terjadi dan harus
diwaspadai adalah hipoglikemi.
Hipoglikemi adalah
komplikasi yang timbul akibat tubuh kekurangan gula, biasanya sampai di
bawah 55 mg/dL (kadar gula darah yang normal 60-145 mg/dL). Gejala hipoglikemi disebabkan oleh pengobatan diabetes dengan obat-obat antidiabetik.
Tanda-Tanda Hipoglikemi
Gejala hipoglikemi diikuti tanda-tanda sebagai berikut, antara lain:
- Sering Lapar
- Gemetaran
- Berkeringat Dingin
- Sering pusing dan sakit kepala
- Mudah lelah dan sering pucat
- Jantung berdebar
- Tangan berkeringat
- Jika tidak segera diatasi akan terjadi gangguan konsentrasi
- Cara berbicara yang abnormal atau gugup
- Rasa gatal di sekeliling mulut
- Penglihatan kabur
- Tingkah laku abnormal atau agresif, terjadi serangan penyakit saraf tiba-tiba (sawan)
- Hilang kesadaran atau koma (pingsan pada waktu lama)
Gejala hipoglikemi ini dapat terjadi karena beberapa hal berikut ini:
- Dosis insulin yang berlebihan
- Saat pemberian yang tidak tepat
- Pemakaian glukosa yang berlebihan misalnya olahraga anaerobik berlebihan
- Faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan kepekaan individu terhadap insulin, misalnya gangguan fungsi adrenal atau hipofisis
Cara Mengatasi Hipoglikemi
Oleh karena itu apabila Anda atau keluarga Anda penderita diabetes mengalami tanda-tanda di
atas,maka segeralah makan makanan yang mengandung karbohidrat yang dapat diserap dengan cepat dan harus segera dikonsumsi. Berikut beberapa contoh makanan yang harus disediakan:
atas,maka segeralah makan makanan yang mengandung karbohidrat yang dapat diserap dengan cepat dan harus segera dikonsumsi. Berikut beberapa contoh makanan yang harus disediakan:
- Permen agar (jelly bean) 5-6 buah
- Permen gula (barley sugar) 4-5 buah
- Permen gula (barley sugar) 1 gelas
- Gula 2 sendok teh yang dilarutkan dalam air teh
Jika
gejala di atas belum juga hilang selama 10-15 menit, maka ulangilah
makan makanan berkabohidrat. Sebaiknya diikuti dengan makan buah dan
roti berlapis (sandwich), untuk mencegah terjadinya gejala tadi. Jika waktu makan sudah dekat maka makanlah lebih cepat dari waktu biasanya.
Selain
hipoglikemi, komplikasi akut yang lainnya adalah koma diabetic. Hal ini
adalah akibat dari meningkatnya kadar gula dalam darah. Biasanya kadar
gula mencapai 600 mg/dL.
Berikut ini tanda-tanda yang sering timbul pada saat penderita mengalami koma diabetic:
- Nafsu makan berkurang
- Sering haus dan lebih banyak minum
- Buang air kecil terus-menerus
- Sering mengalami rasa mual dan muntah
- Napas penderita menjadi cepat dan dalam, serta berbau aseton
- Sering mengalami panas badan, biasanya karena adanya infeksi
Apabila
penderita mengalami gejala-gejala tersebut, maka haruslah segera di
bawa ke dokter. Karena penderita harus segera mendapatkan
penanganan dari dokter. Jika tidak segera diobati sesuai dengan petunjuk
dokter, penderita akan semakin merasa mual yang diikuti muntah, bahkan
bisa mengalami pingsan atau koma.
Penatalaksanaan
kadar gula dalam darah agar selalu dijaga dan dimonitor dengan baik,
untuk mengurangi resiko yang tidak kita inginkan. Menjaga pola makan,
gaya hidup dan pengobatan yang teratur, dapat membantu Anda menjaga agar
gula darah Anda tetap terjaga. Sehingga Anda akan memiliki waktu
bersama keluarga tercinta lebih lama. Bagi diabetesi tetap semangat dan
sehat.


0 komentar:
Post a Comment