Sunday, April 12, 2015

10 Komplikasi Diabetes bag 1

Komplikasi Diabetes bisa muncul secara akut, yaitu beberapa bulan atau beberapa tahun setelah mengidap diabetes. Komplikasi kronis bisa terjadi pada beberapa bagian tubuh sebagai berikut:


1. Rambut

Penderita diabetes melitus yang sudah menahun dan tidak terawat secara baik, biasanya akan mengalami kerontokan, sehingga rambut menjadi semakin menipis. Rontok rambut dapat sembuh setelah 2-3 bulan perawatan. Rambut  penderita diabetes bisa diberi vitamin beta-karoten, vitamin E, vitamin C, mineral, serta cairan penguat akar rambut. Dengan perawatan ini rambut akan tetap lebat.

2. Telinga

Urat saraf bagian pendengaran mulai rusak akibat diabetes, sehingga telinga penderita diabetes sering berdering. Jika keadaan ini dibiarkan dan tidak segera diobati atau dirawat dengan baik, ketajaman pendengaran akan berkurang atau bahkan tuli.

3. Mata

Jika kadar glukosa dalam darah mendadak tinggi, lensa mata menjadi cembung dan penderita mengeluh pandangannya menjadi kabur. Biasanya, penderita akan sering mengganti lensa kaca matanya. Penyakit ini menyebabkan lensa mata menjadi keruh (tampak putih) dan membuat pandangan kabur (katarak). Jika katarak sudah parah maka harus dioperasi.

Komplikasi menahun pada mata lainnya adalah meningkatnya tekanan pada bola mata (disebut glaukoma). Keadaan ini sering ditandai dengan rasa sakit dan pusing di sekitar mata. Produksi air mata cenderung berkurang sehingga memerlukan obat tetes mata. Kondisi ini biasanya timbul setelah menderita diabetes selama 10-15 tahun. Selain itu, bisa terjadi gangguan pada alat penerima sinar atau retina yang terletak di belakang lensa mata. Gangguan ada retina mata ini disebut dengan retinopati diabetik.

4. Lidah dan Ludah

Lidah penderita diabetes sering membesar dan menebal jika sudah lama menderita penyakit ini. Kadang-kadang timbul gangguan rasa sensitivitas pada lidah atau rasa makanannya terganggu. Selain itu, ludah penderita diabetes sering menjadi lebih kental sehingga mulut terasa lebih kering (disebut xerostomia diabetik). Kadang-kadang ludahnya juga menjadi berlebihan (hipersavili diabetik).

5. Gigi dan Gusi


Jaringan yang mengikat gigi pada rahang (periodontium) mudah rusak sehingga gigi penderita diabetes mudah goyang, bahkan mudah lepas. Karena itu, penderita penyaki diabetes jangan buru-buru mencabut gigi, jika giginya mulai goyang. Sebaiknya giginyaddirawat dulu dengan baik. Gusi pada penderita diabetes juga sering bengkak dan mengalami infeksi. Karena sering mengalami infeksi, bau mulut penderita diabetes sering tidak enak (faktor exoris diabetik).

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : 10 Komplikasi Diabetes bag 1

0 komentar:

Post a Comment