Masih berlanjut mengenai komplikasi diabetes...
6. Paru
Bagi orang yang menderita diabetes
bertahun-tahun, biasanya daya tahan tubuhnya akan menurun bila dibandingkan
dengan orang normal (tidak mengidap diabetes). Biasanya mereka mudah terserang
Tuberkolosis (TBC). Untuk mencegah terjadinya TBC, maka harus melaksanakan pola
hidup yang sehat dan istirahat yang teratur.
7. Jantung
Penderita diabetes lebih mudah terserang
penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner merupakan penyakit jantung
yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah koroner. Apabila hal ini
terjadi otot jantung akan kekurangan oksigen dan makanan. Sehingga akan menjadi
semakin lemah dan sebagian jaringan sel jantung akan mati. Hal ini lah yang
disebut dengan infark jantung (myocard infark).
8. Liver
Pengelolaan diabetes yang kurang baik dapat
mengakibatkan komplikasi pada bagian lever. Dengan menurunnya sistem kekebalan
tubuh, sehingga dapat menyebabkan radang selaput hati akibat masuknya virus
hepatitis B dan C. Komplikasi diabetes dengan penyakit liver akan semakin
kronik dengan semakin banyaknya sel hati yang rusak.
9. Lambung
Semakin lama seseorang menderita diabetes
dengan kontrol gula darah yang tidak maksimal dapat mengakibatkan urat saraf yang
memelihara lambung ikut rusak. Hal ini berakibat semakin melemahnya fungsi
lambung. Ditandai dengan rasa mual, perut terasa penuh, kembung, makanan tidak
lekas turun dan kadang-kadang timbul rasa sakit di ulu hati. Namun, apabila
penderita dirawat dengan baik, gejala ini dapat hilang dalam tempo 10-20 hari.
Gangguan ada usus juga sering dialami oleh
penderita diabetes, seperti susah buang air besar (obstipasi diabetic).
Ditandai dengan diare (tanpa mulas) dan kotoran banyak mengandung air. Diare
ini sering terjadi pada waktu malam hari, dan dapat berlangsung selama 4-5
hari. Komplikasi ini dinamakan Diarrhea diabetic. Namun Anda dapat mengatasinya
dengan banyak minum, banyak makan sayur, olahraga rutin dan teratur serta minum
obat.
10. Ginjal
Penderita diabetes lebih cenderung mengalami
ganggunan fungsi ginjal dibandingkan dengan orang normal. Hal ini dapat terjadi karena sering terjadinya
infeksi yang berulang-ulang. Diabetes dengan kontrol buruk juga dapat
menyebabkan penyempitan pembuluh darah kapiler (mikroangiopati diabetic). Ada 4
tipe pada komplikasi diabetes ini yaitu tipe B stadium I, tipe B stadium II,
tipe B3 stadium III, dan tipe Bc stadium IV atau stadium terminal (stadium
akhir). Pada stadium III dan IV fungsi ginjal sudah sangat jelek (renal
collaps) sehingga penderita diabetes harus sering melakukan cuci darah
(hemodialisis).
Oleh karena itu sebelum komplikais semakin menyebar luas ke seluruh bagian tubuh Anda, sedini mungkin kita cegah dengan pengelolaan diabetes mellitus. Penanganan penderita diabetes yang tepat dapat mengurangi resiko komplikasi diabetes.

0 komentar:
Post a Comment