Kendala Libido Seksualitas Pada Penderita Diabetes
Seks merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan
Kebanyakan komplikasi diabetes adalah masalah sekualitas, terlebih bagi penderita diabetes pria.
Sebuah studi menunjukan bahwa ada sekitar 50% pria dan 25% pada wanita yang mengalami masalah seksualitas.
Diabetes merupakan penyakit yang langsung mempengaruhi dari segi fisik maupun psikologis, lantas apa dan bagaimanakah masalah yang biasa dihadapi jika penderita megalami komplikasi pada kehidupan seksualitasnya.
Pada pria biasanya muncul masalah pada saraf dan pembuluh darah kecil, maka masalah yang muncul adalah terjadinya disfungsi eraksi atau ED/Erectile Dysfunction.
Penyakit ini terjadi pada pria yang tidak bisa memunculkan atau mempertahankan kemampuan ereksinya. kemampuan ereksi sangat penting untuk keberhasilan penetrasi ketika seorang pria melakukan hubungan intim/seksual.
Ada sekitar 20-70 % pria yang menderita diabetes bisa mengalami gangguan ereksi pada dirinya.
selain gangguan ereksi ada kemungkinan lainya, yakni muncul gangguan retrogate ejaculation, dimana sebagian atau semua cairan sperma yang dimiliki oleh seorang pria mauk lagi kedalam kemih. hal ini kurang baik karena seharusnnya keluar melaui ujung penis, walaupun berbahaya karena nantinya akan keluar bersama urin.
gangguan tersebut sayangnya berpengaruh pada kesuburan seorang pria penderita diabetes.
sedangkan gangguan seksualitas yang umumnya terjadi pada wanita penderita diabetes adalah pada saat orgasme.
32% wanita lainya yang menderita diabetes akan mengalami lubrikasinya berkurang ketika seddang melakukan hubungan intim, selain berkurang nya libido dan pelumas (lubrikasi) vagina yang kurang.
Wanita penderita diabetes biasanya juga pada masalah infeksi seperti jamur dan infeksi saluran kemih.
Kedua infeksi ini bisa muncul lantaran vagina wanita memiliki lingkungan yang lembab dan hangat.
adanya pengontrolan kadar gula yang kurang baik mengakibatkan pertumbuhan organisme menjadi tidak ideal. infeksi akan bersifat kronis karena berulang dan mengakibatkan dinding rahim rapuh.
Inilah yang mengakibatkan hubungan intim menjadi menyakitkan dan tentuntya sangat tidak nyaman bagi penderita diabetes.

0 komentar:
Post a Comment